Kemenag Kab Poso

Guru-guru agama Hindu mengikuti simakrama dan sosialisasi

Nurhayati S.Sos

13 Maret 2026 16:35:0


Kemenag Poso Gelar Simakrama dan Sosialisasi Bersama Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulteng


Poso (Humas Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Poso melalui Penyelenggara Hindu menggelar kegiatan sosialisasi dan simakrama bersama guru agama Hindu serta lembaga Hindu di Kabupaten Poso. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kunjungan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, I Wayan Sudiana, di Aula Kemenag Poso, Jumat (13/03/2026).

Simakrama adalah tradisi pertemuan atau tatap muka langsung masyarakat Hindu/Bali untuk berdialog, mempererat persaudaraan, dan membangun pemahaman bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 40 peserta yang terdiri dari guru agama Hindu, perwakilan lembaga, serta organisasi mahasiswa KHMDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) yang berada di Kabupaten Poso. 

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kemenag Kabupaten Poso, I Wayan Suartama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para guru agama Hindu yang tetap bersemangat menghadiri kegiatan tersebut meskipun harus menempuh perjalanan jauh.

"Kami mengapresiasi para guru yang datang dari berbagai wilayah yang cukup jauh, seperti dari Napu dan Bada. Walaupun harus menempuh perjalanan panjang, mereka tetap antusias untuk menghadiri kegiatan simakrama ini," ujarnya.

Sementara itu, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulteng, I Wayan Sudiana, dalam arahannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pembina umat.

"Ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan. Pertama, mari kita bersyukur karena telah diberikan kesempatan mulia untuk menjadi guru, menjadi penyelenggara, dan ada pula yang menjadi penyuluh," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa masa depan agama Hindu sangat bergantung pada peran para guru dan pembina keagamaan.

"Masa depan agama Hindu ada di tangan kita semua. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab dan peran yang sangat penting," tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan dan rasa syukur tanpa menganggapnya sebagai beban, sehingga pelayanan kepada umat dapat berjalan dengan baik dan penuh dedikasi.