Guru Berinovasi, Penilaian Berkualitas: Pesan Pengawas dalam Pembinaan ASN MAN Buol
Ket: Rapat pembinaan ASN oleh Pengawas Madrasah Tingkat Madrasah Aliyah Hj Sennawati di ruang Dewan Guru MAN Buol
MAN Buol (Kemenag Sulteng) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buol menggelar rapat pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin oleh Pengawas Madrasah Aliyah Kementerian Agama Kabupaten Buol, Hj. Sennawati, pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ASN guru dan tenaga kependidikan MAN Buol sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, Hj. Sennawati menitikberatkan pentingnya perbaikan nilai pada Rapor Digital Madrasah (RDM) yang saat ini telah menjadi sumber utama pengisian nilai ijazah peserta didik. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam memastikan peserta didik memperoleh nilai yang mencerminkan potensi terbaik mereka.
“Saya berharap tidak ada lagi guru yang memberikan nilai di bawah konversi nilai B. Salah satu tugas utama guru adalah membawa peserta didiknya meraih cita-cita yang diharapkan,” tegasnya. Selain itu, ia juga mendorong para guru untuk terus berinovasi, khususnya dalam model penilaian yang mampu menghimpun berbagai aspek kemampuan peserta didik. Penilaian, menurutnya, tidak boleh hanya terfokus pada ranah kognitif, tetapi juga harus memperhatikan sikap (attitude) dan karakter peserta didik.
Kepala MAN Buol, Salman Dj. Adjud, menyambut baik arahan yang disampaikan oleh Ibu Pengawas. Ia berharap seluruh ASN guru MAN Buol dapat mengimplementasikan arahan tersebut secara konsisten dalam proses pembelajaran dan penilaian.
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah agenda penting lainnya, di antaranya analisis hasil laporan Rapor Pendidikan serta penyusunan Perencanaan Berbasis Data (PBD). Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan penilaian akreditasi madrasah yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober mendatang.
Meski terdapat beberapa indikator penilaian yang mengalami penurunan, Salman menyampaikan bahwa tidak sedikit pula indikator yang menunjukkan peningkatan signifikan. “Ke depan, kita akan melakukan pendampingan lebih intensif kepada siswa peserta ujian serta guru pengisi instrument sulingjar. Yang terpenting adalah melakukan perbaikan pada faktor-faktor penyebab menurunnya capaian indikator,” ujarnya.
Ia pun berharap nilai akreditasi MAN Buol tahun ini dapat meningkat atau setidaknya bertahan pada kategori sangat baik. (SH-MANBuol)