Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Ka.Kankemenag Touna Ajak ASN Perkuat penguatan Transformasi digital
Ket: H.Muh Syahruddin membacakan Amanat dalm Upacara Hari Kesadaran Nasional
Humas (Kemenag_Sulteng) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una Una H. Muh Syahruddin memimpin jalannya upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di halaman Kantor Kankemenag Touna pada Rabu (17/12/25). Bertindak sebagai pembina upacara, Syahruddin menyampaikan sejumlah arahan penting berkaitan dengan penguatan Transformasi digital.

Dalam amanatnya, Syahruddin menekankan bahwa peringatan Upacara Kesadaran Nasional hari ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai kegiatan rutin kebangsaan, apel ini menjadi momentum refleksi akhir tahun 2025, sekaligus penguat komitmen kita dalam menyongsong Hari Amal Bakti Kementerian Agama, serta peneguhan peran kita dalam menyambut dan mengisi peringatan HUT Kabupaten Tojo Una-una.

“Upacara ini adalah cerminan dari tekad kita untuk terus memperbaiki diri sebagai ASN yang bertugas melayani umat dan bangsa. Komitmen terhadap integritas harus dibuktikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya dalam ucapan,” kata Syahruddin.
Salah satu arahan yang disampaikan adalah mempersiapkan umat masa depan tersebut, Kementerian Agama juga terus melakukan penguatan transformasi digital . Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pelayanan keagamaan semakin cepat, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
“Berbagai layanan Kementerian Agama kini diarahkan berbasis digital, mulai dari layanan pencatatan nikah, layanan madrasah, pendidikan keagamaan, hingga sistem perencanaan dan pelaporan kinerja ASN. Digitalisasi ini bertujuan untuk memotong birokrasi yang berbelit, mencegah praktik-praktik yang tidak sesuai aturan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih pasti dan berkeadilan. Oleh karena itu, seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-una saya ajak untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan literasi digital, agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman, namun tetap berlandaskan etika dan nilai-nilai agama,” lanjut Syahruddin.
Ia menambahkan bahwa Program moderasi beragama, penguatan madrasah dan pesantren, digitalisasi layanan keagamaan, serta pengembangan SDM keagamaan harus kita pahami bukan sebagai kebijakan pusat semata, tetapi sebagai amanah yang harus hidup dan berdampak di daerah, termasuk di Kabupaten Tojo Una-una, menghadirkan aplikasi SIPELAUT untuk memudahkan para Guru dalam pelaporan dan pembayaran TPG, insyaAllah akan kita lounching pada Upacara HAB 80.,” ujarnya.
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat eselon IV, kepala madrasah, Pengawas Madrasah dan PAI, kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Kehadiran para pimpinan satuan kerja menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif.

Syahruddin juga menegaskan bahwa Sebagai ASN Kementerian Agama, kita memiliki pedoman nilai yang harus terus kita hidupkan, yaitu nilai dasar ASN BerAKHLAK serta lima nilai budaya kerja Kementerian Agama: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam sikap, tutur kata, dan cara kita melayani umat setiap hari,” tutup Syahruddin.
Apel Kesadaran Nasional 17 Desember 2025 ini sebagai titik evaluasi sekaligus penguatan komitmen, untuk menutup tahun dengan penuh tanggung jawab dan menyongsong tahun 2026 dengan semangat pengabdian yang lebih baik.
