Kakan Kemenag Banggai Hadiri Perayaan Natal Bimas Kristen: Tekankan Harmoni, Persaudaraan, dan Cinta Kemanusiaan
Ket: Kakan Kemenag Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd bersama Kasi Bimas Kristen Kemenag Banggai Jerry H. Moningka, S.PAK.,M.Pd., Kasi Bimas Kristen Kemenag Tojo Una-Una, Kasi Bimas Kristen Kemenag Bangkep, Ketua Jemaat Bukit Zaitun Pdt. Wilson Lamaya, STh, Pdt. Dr. Vira Tandiawan, Ketua Panitia Natal Gilder Tanari dan Penyuluh Agama Kristen Kemenag Banggai
Banggai (Kemenag Sulteng). Suasana suka cita memenuhi Gereja Bukit Zaitun Luwuk, saat Aparatur Sipil Negara (ASN) Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai bersama Penyuluh Agama Kristen, Guru Agama Kristen se-Kabupaten Banggai dan para jemaat lainnya merayakan Natal dengan penuh kekhidmatan. Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Bdk. Matius 1:21–24) sebagai pengingat pentingnya menjaga keutuhan keluarga dan merawat kehidupan yang harmonis. Sabtu (29/11/2025).
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd, menambah suasana hangat dalam perayaan tersebut. Beliau hadir sekaligus memberikan sambutan, serta menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh tamu undangan yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan, dan Tojo Una-una.
Dalam sambutannya, Suardi Kandjai mengungkapkan rasa bahagia dapat berada di tengah-tengah umat Kristiani dalam momentum penuh sukacita ini.

“Moment Natal ini adalah ruang pertemuan bagi umat dan masyarakat Kristiani lintas iman untuk merawat harmoni serta memperkuat kerukunan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tiga pesan utama yang perlu diwujudkan melalui momentum Natal 2025. Pertama, Natal harus menjadi cahaya damai bagi seluruh umat Kristiani dan masyarakat luas. Kedua, Memantapkan Persaudaraan, Nilai-nilai persaudaraan antarumat beragama maupun internal umat harus dijaga demi terciptanya kehidupan yang rukun. Dan ketiga, Menebarkan Cinta Kasih, Cinta kasih menjadi fondasi kerukunan dan kemanusiaan.
Suardi Kandjai juga menyoroti isu-isu sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Khususnya terkait tingginya angka perceraian, kasus kekerasan dalam rumah tangga, serta penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Banggai. Beliau menegaskan bahwa ASN Kemenag, termasuk guru PAK dan penyuluh agama Kristen, memiliki peran besar dalam upaya penyelamatan keluarga.
“Saya melihat angka perceraian di Kabupaten Banggai sangat tinggi. Peran kita bersama adalah bagaimana menyelamatkan keluarga agar anak-anak tidak menjadi korban problem rumah tangga,” tegasnya.
Untuk kasus KDRT, beliau menilai Guru Agama memegang peranan penting dalam edukasi dan pembinaan moral. Sementara itu, maraknya narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda sehingga langkah pencegahan harus semakin diperkuat.
“Banggai adalah daerah religius. Penganut agama yang baik harus mampu menyelamatkan diri dan keluarganya dari hal-hal yang membahayakan dan merusak nilai keagamaan,” tambahnya.
Perayaan Natal kali ini terasa semakin semarak dengan kehadiran 365 peserta yang terdiri ASN Bimas Kristen, Penyuluh Agama Kristen dan Guru PAK dari beberapa Kabupaten yaitu Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Tojo Una-una. Kehadiran lintas wilayah ini menjadi wujud nyata persaudaraan dan kebersamaan.
Perayaan ditutup dengan doa dan ucapan syukur, meninggalkan pesan damai serta semangat baru bagi para peserta untuk terus mengabdi dan menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.


