KUA Luwuk Selatan Gelar Pembinaan Imam
Ket: Kakan. Kemenag Banggai Suardi Kandjai memberikan arahan pada kegiatan pembinaan Imam se Kec. Luwuk Selatan
Luwuk (Kemenag Banggai), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd pada kegiatan Pembinaan Imam se kecamatan Luwuk selatan, menegaskan komitmen penguatan pembinaan keagamaan, fokus pada pengentasan buta aksara Al-Qur'an dan pencegahan lonjakan kasus perceraian. Rabu, 10/12/2025.
Di hadiri 43 Imam yang bertempat di rumah makan tiga bersaudara kelurahan Maahas Suardi Kandjai mengusulkan bahwa pembinaan dilaksanakan setelah Magrib hingga Isya, mengadopsi pola pembinaan agama yang efektif di masa lalu.
Kepala kantor menyoroti data siswa SD, SMP, dan SMA yang belum lancar mengaji. Untuk mengatasinya, Kemenag mendorong sistem pembinaan terpadu melalui revitalisasi TPQ di setiap masjid.

Selain buta aksara Al-Qur'an, tingginya angka perceraian di Banggai yang dilaporkan cukup tinggi di tahun 2025 menjadi perhatian serius. Untuk itu perlunya pemberdayaan Majelis Taklim agar programnya lebih produktif dan menyentuh isu rumah tangga. Ungkapnya.
Lanjutnya, menekankan perlunya kolaborasi dengan Camat dan tokoh masyarakat untuk mengaktifkan kembali TPQ sebagai wujud dukungan terhadap program "Banggai Mengaji."
.jpeg)
Dukungan penuh juga di sampaikan Plt. Camat Luwuk selatan Muhammad Taufan “akan selalu bersinergi dengan Kepala KUA Luwuk selatan Sapri Mariadjang beserta para Imam masjid untuk bersama-sama lebih dekat kepada umat, agar keharmonisan terwujud sesuai harapan kita bersama.”

Lebih spesifik, Kasi Bimas Islam Kemenag Banggai Zaenal Abidin yang di daulat sebagai pemateri memberikan strategi-strategi untuk memakmurkan mesjid yang berdampak untuk kesejahteraan para Imam.
Menurutnya yang paling penting adalah; Kebersihan, Kenyamanan, dan keindahan. Dari hal tersebut kita telah memperlhatkan siapa diri kita. Hal paling penting juga adalah; Menjadikan masjid sebagai pusat ilmu, pencerahan untuk masyarakat. Jelasnya.
