
Komunitas Seni Fajar Timur MAN 2 Kota Palu Raih Dua Trofi Juara Dalam Gelar Seni Religi

Ket: Kepala MAN 2 Kota Palu, Moh. Syamsu Nursi bersama siswa pemenag Gelar Seni Religi, Zalwa dan Feby Modjo didampingi oleh Pembina Komunitas Seni Fajar Timur, Moh. Rifaldi
MAN 2 Kota Palu (Kemenag Sulteng) – Sebagai salah satu instansi pendidikan di Indonesia, madrasah memiliki peran aktif khususnya dalam hal penumbuhkembangan potensi peserta didik agar menjadi insan yang beradab, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cakap, cerdas serta kreatif. Dalam memainkan peran penting tersebut, Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Palu senantiasa memberikan ruang yang setara bagi peserta didiknya untuk berprestasi dan berekspresi baik dalam bidang seni maupun akademik. Kepala MAN 2 Kota Palu, Muh. Syamsu Nursi memberikan apresiasi bagi dua siswi MAN 2 Kota Palu yang berhasil raih gelar juara dalam ajang Gelar Seni Religi pada Senin, 21/08.
Ajang Gelar Seni Religi adalah sebuah acara pentas lomba seni Islami yang diadakan oleh Remaja Mesjid An-Namirah Kota Palu. Pentas lomba ini diadakan untuk memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1433 Hijriyah. Para peserta yang hadir untuk saling beradu bakat serta talenta dalam ajang lomba ini berasal dari siswa-siswi SMA/MA sederajat dan komunitas seni di wilayah Kota Palu maupun Kabupaten Sigi.
MAN 2 Kota Palu mengirimkan pesertanya yang tergabung dalam Komunitas Fajar Timur MAN 2 Kota Palu dibawah asuhan Moh. Rifaldi. Dari tiga cabang lomba yang diikuti, MAN 2 Kota Palu berhasil meraih dua gelar juara yaitu Juara Terbaik 2 pada Lomba Busana Muslim yang diwakili oleh Zalwa dan Juara Terbaik 3 pada Vocal Solo yang diwakili oleh Feby Modjo.
Kepala MAN 2 Kota Palu menyampaikan apresiasinya atas prestasi kedua peserta didiknya tersebut. Dirinya merasa bersyukur bahwa ruang pengembangan diri serta kreativitas yang selama ini telah diberikan oleh madrasah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, tumbuh dan berkembangnya jiwa sportivitas siswa untuk memacu diri dalam berprestasi serta berkreasi adalah merupakan salah satu esensi penting dari tujuan pendidikan.
“Melalui prestasi ini, khalayak dapat melihat bahwa madrasah juga mampu menjadi sebuah wadah bagi generasi bangsa. Bukan hanya dari sisi religi semata namun juga dalam hal pengembangan sikap dalam berkesenian memupuk kreativitas, membentuk pendirian serta memotivasi anak muda dalam berekspresi. Semoga setiap karya dan prestasi mereka dapat membumi serta memberi manfaat bagi lingkungannya,” tutur Syamsu.
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029