
Jemaah Haji Sulteng Kloter BPN-8 Tiba di Palu

Ket: salah satu jemaah asal Kota Palu, melambaikan tangan, terlihat bahagia saat tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri (Foto: Ferizal)
Palu (Kemenag Sulteng) - Secara bertahap, jemaah haji asal Sulawesi Tengah dipulangkan ke tanah air. Kloter BPN-8 s.d. 14 diterbangkan mulai 5 Juli 2024 dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah.
Ketua PPIH Sulteng yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Junaidin, bersama Asisten 1 Gubernur, Fahrudin D Yambas menerima Jemaah Haji Sulteng trip pertama kloter 8 di asrama haji transit Palu, Sabtu, (6/7/2024).
Jemaah Haji Sulteng yang tergabung Kelompok Terbang (Kloter) 8 Debarkasi Balikpapan (BPN-8) mulai diberangkatkan dari Madinah pada 5 Juli 2024 pukul 06.20 Waktu Arab Saudi. Rombongan tiba di Balikpapan pada pukul 00.40 WITA.
.jpeg)
Plt. Kabid PHU Junaidin, melaporkan jemaah haji yang tiba di Sulteng pada penerbangan pertama adalah kloter BPN-8 berjumlah 324 orang dengan 2 kali penerbangan pada trip pertama berjumlah 163 orang pada sore ini dan trip kedua 162 orang jemaah pada malam nanti dari embarkasi Balikpapan menuju ke Palu.
Dari jumlah tersebut, terdapat 235 jemaah haji berasal dari Kota Palu, 43 orang dari Banggai Kepulauan, dan 46 orang dari Banggai Laut.
Junaidin berharap fase pemulangan jemaah haji selama tujuh hari ke depan akan berlangsung dengan baik dan aman, serta seluruh jemaah akan tiba dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarganya, dan yang penting adalah bagaimana nilai nilai haji itu mentradisi kuat dalam kehidupan terutama dalam menjalani kehidupan bersama keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara.
Jemaah haji Sulteng berjumlah 2095 orang, 5 orang jemaah yang wafat berasal dari Kota Palu, Kab. Tolitoli, Bangkep, Parigi Moutong dan Banggai, sehingga jumlah jemaah haji Sulteng pada saat ini 2090 jemaah. Ia berharap semua jemaah datang dalam keadaaan sehat wal’afiat selamat sampai di tanah air dan berkumpul bersama keluarga.

Junaidin juga menyebutkan bahwa jemaah haji yang mengalami gangguan kesehatan telah ditangani oleh tim Kesehatan Haji Balikpapan dan akan diberangkatkan pada penerbangan atau kloter berikutnya.
“Jadi saat ini jemaah haji yang sakit dan tidak dapat berangkat sedang dalam penanganan di Balikpapan dan diharapkan dapat diberangkatkan pada trip dua atau kloter berikutnya,” pungkasnya.
Gubernur Sulteng dalam sambutannya yang dibacakan oleh asisten 1 Gubernur, Fahruddin D. Yambas mengatakan bahwa perjalanan Haji merupakan sebuah perjalan suci umat islam yang merupakan perjalan rohani yang sangat tinggi dalam Islam, yang sangat melelahkan untuk mendapatkan haji mabrur.
Fahrudin mengajak seluruh jemaah untuk berdoa bagi jemaah haji yang wafat di tanah suci, dan menerima jemaah haji Sulteng serta mengucapkan selamat datang kembali di Sulteng dengan mendapat predikat haji mabrur.
Ketua Kloter 8, Makmur M. Arief mengharapkan agar kedepannya tenaga kesehatan ditingkatkan jumlahnya melihat kondisi jemaah.
"Sebagai ketua kloter memohon maaf pada jemaah sekalian atas ketidakmampuan fisik kami melayani seluruh jemaah" kata Makmur
Dari pantauan Humas Kanwil Kemenag, sejak pukul 15.00 wita, keluarga dan kerabat Jemaah Haji Sulteng telah memadati Asrama Haji Transit Palu, Jl Wr Supratman untuk menjemput keluarganya yang rata-rata rombongan mengendarai roda empat ke asrama haji, mereka setia menanti di jalan dan lahan parkir Asrama Haji Transit Palu.
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029