
Kepala KanKemenag Parimo Minta Guru PAI Tingkatan Mutu Pendidikan Agama

Ket: Kepala KanKemenag Parimo membuka Rapat Koordinasi Guru Pendidikan Agama Islam se-kabupaten Parigi Moutong.
Parigi (Kemenag Sulteng) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong menyelenggarakan Rapat Koordinasi Guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan dibuka Kepala Kantor Kemenag Parimo As’at Latopada, Senin 25 maret 2024 di gedung PLHUT Kantor Kemenag Parimo.
Tampak hadir Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah Hj. Nurlaili bersama Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Mappeasse.
As’at dalam arahannya menyatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam dan Peserta Didik pada Sekolah, Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong.
As'at Latopada mengharapkan melalui rapat koordinasi guru Pendidikan Agama Islam ini, mutu Pendidikan Agama Islam pada peserta didik di sekolah-sekolah dasar, menengah pertama maupun menengah atas bisa terus meningkat dengan adanya terobosan program dari para guru Agama
“Mari kita satukan pendapat, pemikiran yang cemerlang untuk dapat menjadi inovasi dalam bentuk ide-ide pembelajaran yang menarik dan modern yang dikembangkan oleh masing-masing guru,” ujarnya.
Sebagai Pejabat yang baru bertugas di lingkungan kantor Kementerian Agama kabupaten Parigi Moutong As'at Latopada meminta kepada seluruh Guru PAI yang merupakan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kemenag untuk selalu meningkatkan kedisiplinannya.
“Disiplin diri dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi dalam mengemban amanah pekerjaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak kepada para Guru PAI untuk bekerja sama melahirkan prestasi dengan semangat lima budaya kerja pada Kementerian Agama untuk terwujudnya pengabdian serta pelayanan yang terbaik dan profesional kepada masyarakat.
Selanjutnya, guru PAI juga diharapkan dapat tampil dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, tidak hanya dalam kelas saja. “Guru Agama Islam harus tampil juga dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ceramah agama, memimpin doa, membuka majelis taklim dan sebagainya. Tunjukkan jati diri sebagai guru PAI di lingkungan Kemenag Parimo sangat paham ilmu agama, jangan hanya dalam kelas saja,” pintanya.
As'at Latopada pun mengimbau agar Guru PAI dapat mendukung program Kementerian Agama. Seperti kegiatan Festival Ramadan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2024 secara serentak se-Indonesia.
Festival Ramadan tersebut mengambil Tema Ramadhan Asyik Bersama GUSMEN Kolaborasi Sejuta Cinta, merupakan program Kementerian Agama sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang ekonominya kategori miskin, untuk kita saling berbagi dari harta yang dimiliki, jelas As'at.
Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Parimo H. Mappeasse mengatakan Rapat Koordinasi Guru Pendidikan Agama Islam dibagi menjadi dua zona. Zona 1 meliputi Kecamatan Sausu sampai dengan kecamatan Kasimbar dan Zona 2 meliputi kecamatan Tinombo Selatan sampai dengan Moutong. Untuk zona 1 ikuti 70 orang peserta guru PAI. (Ahdal)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029