Merajut Harmoni dan Kinerja, Kemenag Palu Gelar Ibadah Syukur serta Pembinaan ASN Lintas Agama di Awal Tahun 2026
Ket: Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, saat memberikan sambutan dan pembinaan kepada ASN dalam kegiatan Ibadah Syukur Awal Tahun, Kamis (8/1/2026).
Palu (Kemenag Sulteng) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu mengawali langkah strategis di tahun 2026 dengan menggelar kegiatan Ibadah Syukur Awal Tahun dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang diinisiasi oleh penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan Bimas Katolik ini berlangsung khidmat di Gereja Toraja Jemaat Sion Anutapura, Palu, pada Kamis (8/1/2026). Acara ini tidak hanya menjadi momentum ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simpul perekat toleransi dengan hadirnya berbagai elemen lintas agama dan pemerintahan, menegaskan peran Kementerian Agama sebagai payung teduh bagi seluruh umat.
Momentum Refleksi dan Harmoni Lintas Sektoral
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mencerminkan sinergitas yang kuat antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah. Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Bapak Donald Payung Mangawe dan Bapak Sepakan, Kepala Bidang Bimas Kristen Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulawesi Tengah beserta staf, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Palu, Penyelenggara Bimas Katolik beserta jajarannya, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) lintas agama serta ASN di lingkungan Kemenag Kota Palu.
Kehadiran tokoh lintas iman, termasuk Ketua PHDI dan Pokjaluh lintas agama, memberikan pesan visual yang kuat bahwa kerukunan umat beragama di Kota Palu bukan sekadar wacana, melainkan praktik nyata dalam kehidupan birokrasi.
Penekanan pada Disiplin dan Keteladanan
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Ahmad Hasni, menekankan pentingnya menjadikan pergantian tahun sebagai titik tolak untuk transformasi diri dan peningkatan kinerja. Beliau menyoroti bahwa predikat ASN bukan hanya tentang pekerjaan administratif, melainkan sebuah tanggung jawab moral.
"Mari kita perkuat lagi kedisiplinan. Kita selalu harus punya motto: hari ini harus lebih baik dari kemarin. Awal tahun kita jadikan momen untuk refleksi diri," tegas Ahmad Hasni di hadapan para hadirin.
Secara spesifik, Ahmad Hasni memberikan atensi khusus kepada para tenaga pendidik. Menurutnya, guru memegang peran sentral dalam membentuk karakter generasi penerus, sehingga kepekaan sosial dan keteladanan menjadi syarat mutlak.
"Kita sebagai ASN guru harus memberikan contoh. Kadang kita sebagai guru harus peka dan jeli melihat situasi anak didik dan lingkungan. Integritas guru adalah kunci kualitas pendidikan kita," tambahnya.
Pernyataan ini sejalan dengan semangat Kementerian Agama untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas layanan publik yang berbasis pada nilai-nilai integritas.
Simbol Apresiasi dan Kebersamaan Tanpa Sekat
Rangkaian acara juga diisi dengan momen apresiasi berupa penyerahan bingkisan awal tahun kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Palu sebagai simbol penghormatan, serta pemberian bingkisan kepada mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Hal ini menunjukkan perhatian institusi terhadap proses regenerasi dan penghargaan terhadap kepemimpinan.
Puncak dari kegiatan ini ditutup dengan acara santap siang bersama seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Palu. Momen ini menjadi representasi nyata dari moderasi beragama, di mana seluruh peserta berbaur tanpa memandang latar belakang agama maupun jabatan, menikmati kebersamaan dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Palu berharap dapat menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru yang lebih produktif, disiplin, dan harmonis, demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan bangsa.




