Lewati ke konten utama
Madrasah

MAN Insan Cendekia Kota Palu

Ana Muslimah MAN IC KOPA

21 Agustus 2026 14:26:0


Gempa Magnitudo 6,7 Rusak Sejumlah Fasilitas MAN Insan Cendekia Kota Palu


Palu (Kemenag Sulteng) — Gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27.44 WITA menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas di kompleks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Palu. Kerusakan terjadi pada bangunan kegiatan siswa, auditorium, serta rumah dinas guru dan tenaga kependidikan.

Berdasarkan hasil pendataan, sekitar 20 unit rumah dinas dari total 46 unit yang tersebar di lima blok perumahan, yakni Blok A, B, C, D, dan E, mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat. Kerusakan cukup parah ditemukan pada sejumlah unit di Blok A, B, D, dan E.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah bagian bangunan, antara lain dinding retak hingga terbelah, plafon runtuh, serta lantai yang terangkat. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah rumah dinas dinilai tidak layak huni sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut demi menjamin keselamatan penghuninya.

Selain rumah dinas, Auditorium Ainun Habibi yang selama ini digunakan sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan madrasah turut mengalami kerusakan. Beberapa bagian dinding dan lantai bangunan dilaporkan mengalami keretakan akibat guncangan gempa.

Gempa terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27.44 WITA dengan magnitudo 6,7. Pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,04 LS dan 120,23 BT, tepatnya di sebelah tenggara Kota Palu, dengan kedalaman 10 kilometer.

Hasil analisis menunjukkan gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Sausu dengan mekanisme pergerakan turun atau normal fault. Kedalaman gempa yang relatif dangkal menyebabkan guncangan terasa kuat dan berdampak pada sejumlah bangunan di wilayah terdampak.

Kerusakan fasilitas di lingkungan MAN Insan Cendekia Kota Palu menjadi perhatian karena sebagian bangunan tersebut menunjang kegiatan pembelajaran dan aktivitas keseharian siswa serta tenaga pendidik dan kependidikan.

Kondisi tersebut memerlukan langkah penanganan dan pemeriksaan teknis terhadap bangunan terdampak untuk memastikan aspek keselamatan, sekaligus menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di MAN Insan Cendekia Kota Palu.

Penanganan pascagempa diharapkan dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan hasil asesmen teknis, terutama terhadap bangunan yang mengalami kerusakan berat dan tidak lagi memenuhi standar kelayakan untuk digunakan.

Tehel yang terlepas dan retak
Tehel yang terlepas dan retak
Gedung Kelas yang plafon runtuh
Gedung Kelas yang plafon runtuh
Gedung Kelas yang mengalami keretakan dinding
Kompleks Perumahan Dinas Guru: Area pemukiman internal guru dan tenaga kependidikan mengalami dampak paling nyata pada komponen fisik bangunan
Kompleks Perumahan Dinas Guru: Area pemukiman internal guru dan tenaga kependidikan mengalami dampak paling nyata pada komponen fisik bangunan
Kompleks Perumahan Dinas Guru: Area pemukiman internal guru dan tenaga kependidikan mengalami dampak paling nyata pada komponen fisik bangunan