Lewati ke konten utama
Kanwil kemenag Sulteng

hening cipta

Humas Ahsan

2 Oktober 2026 17:0:17


Apel Pagi Dirangkaikan Hening Cipta Mengenang Tragedi 28 September 2018


Palu (Kemenag Sulteng) — Suasana khidmat mewarnai apel pagi di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (28/9/2026). Apel yang diikuti pejabat administrator, pejabat fungsional tertentu (JFT), dan pelaksana itu dirangkaikan dengan hening cipta untuk mengenang tragedi gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala pada 28 September 2018.

Hening cipta menjadi bagian dari rangkaian apel sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para korban bencana yang terjadi. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun kepedulian, kebersamaan, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam arahannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Moh. Taslim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan kedisiplinan dan melaksanakan tugas sesuai dengan uraian tugas masing-masing.

“Kalau masih ada kekurangan, mari kita bersama-sama menyempurnakan kekurangan tersebut,” ujarnya.

Taslim menekankan bahwa kesadaran dalam melaksanakan tugas seharusnya tumbuh dari dalam diri setiap pegawai, bukan semata-mata karena adanya perintah dari pimpinan. Menurutnya, kesadaran tersebut penting agar setiap pegawai dapat menjalankan tugas dan menjaga lingkungan kerja dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau kesadaran itu muncul dari diri kita masing-masing, insyaallah tanpa ada perintah pimpinan semua akan dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kantor. Menurut Taslim, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh pegawai.

“Mari kita bangun kebersamaan. Kalau diri kita masing-masing kita jaga, insyaallah Kemenag tetap solid dan kebersamaan terus terbangun,” katanya.

Taslim berharap kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian yang tumbuh dari setiap individu dapat semakin memperkuat solidaritas di lingkungan Kanwil Kemenag Sulteng.

Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkuat kedisiplinan dan koordinasi pegawai, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk mengenang tragedi kemanusiaan 28 September 2018. Delapan tahun berlalu, peristiwa tersebut tetap menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Sulawesi Tengah sekaligus pengingat akan pentingnya kepedulian, kebersamaan, dan ketangguhan dalam menghadapi bencana.