Kemenag Kab Banggai

Kakan Kemenag Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd bersama Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K

Fitriani S.I.Kom

29 Januari 2026 6:15:0


Perkuat Sinergi dan Kerukunan, Kemenag Banggai Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres


Banggai (Kemenag Sulteng). “Jika silaturrahmi terjalin dengan baik, Insyaallah sinergi dan kerja sama antarlembaga akan semakin kuat,”. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Suardi Kandjai saat menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Kapolres Banggai beserta jajaran. Rabu, (28/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Suardi Kandjai memaparkan secara singkat profil Kemenag Banggai. Saat ini, Kemenag Banggai didukung oleh 643 ASN yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Selain itu, Kemenag Banggai membina 131 madrasah yang terdiri dari jenjang Raudhatul Atfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Di bidang pendidikan keagamaan, terdapat 8 Sekolah Keagamaan Kristen, 10 Sekolah Katolik, serta 2 Sekolah Hindu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd

Sementara itu, berdasarkan data Kemenag Banggai, jumlah rumah ibadah di wilayah Kabupaten Banggai mencapai 1.293 unit, terdiri dari 550 masjid, 324 musala, 294 gereja, 28 gereja Katolik, 95 pura, dan 2 wihara. Keberadaan rumah ibadah tersebut diharapkan menjadi pilar utama dalam merawat kerukunan dan toleransi umat beragama.

“Keberadaan rumah ibadah ini menjadi kekuatan besar bagi kita semua untuk terus merawat kerukunan dan toleransi umat beragama di Kabupaten Banggai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suardi Kandjai menyampaikan bahwa FKUB bersama tokoh agama dan masyarakat selama ini aktif berperan dalam pelayanan sosial keagamaan, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah dan penyelesaian persoalan di tengah masyarakat melalui koordinasi lintas sektor. Terkait pembinaan masyarakat, Kemenag Banggai secara rutin melaksanakan penyuluhan keagamaan lintas agama, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan.

“Secara periodik kami memberikan penyuluhan keagamaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial, sekaligus upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan yang berdampak luas di masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, pernikahan di bawah umur, serta meningkatnya angka perceraian yang pada tahun ini mencapai 965 kasus.

“Persoalan narkoba, pernikahan usia dini, dan perceraian bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, sinergi dengan Polres dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Kemenag Banggai kembali mengaktifkan peran BP4 di KUA guna menekan angka perceraian sebelum perkara diajukan ke pengadilan.

Sementara itu Kapolres Banggai yang baru menjabat Wayan Wayrancana Aryawan, memperkenalkan diri kepada jajaran Kemenag dan para tokoh agama. Ia menyampaikan pengalamannya saat bertugas sebagai Kapolres Tolitoli, di mana sinergi antara Polres, Kemenag, FKUB dan umat beragama terjalin dengan baik.

Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K

Lebih lanjut, Kapolres Banggai menegaskan pentingnya peran seluruh pihak sebagai support system dalam menjaga stabilitas daerah. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

Ia menambahkan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi terciptanya keamanan, pertumbuhan ekonomi, kelancaran pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jika kita rukun, keamanan terjaga, ekonomi bisa berputar dengan baik, pembangunan berjalan, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.

Kunjungan silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Kemenag Banggai, Polres Banggai, FKUB, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, ketertiban, dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Banggai.

Kegiatan silaturahmi berlangsung diruang pimpinan Kemenag Banggai, serta dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha bersama Kepala Seksi dan Penyelenggara Kemenag Banggai, Kepala Madrasah, Pengawas PAI dan Madrasah, Ketua FKUB, Ketua Baznas, ASN di lingkungan Kemenag Banggai, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.