Ferizal M. Latopada
22 Januari 2026 20:1:0
Palu (Kemenag Sulteng) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng memfasilitasi perluasan akses informasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) bagi siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu melalui kegiatan sosialisasi bersama UIN Datokarama Palu, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari sinergi antara Kemenag dan perguruan tinggi keagamaan negeri dalam memberikan gambaran pendidikan tinggi kepada siswa madrasah, khususnya terkait jalur penerimaan, pilihan program studi, dan layanan akademik.
Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Junaidin, mengatakan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam memastikan peserta didik memperoleh informasi yang memadai sebelum menentukan pilihan studi lanjutan.

"Pada jenjang Madrasah Aliyah, siswa berada pada fase menentukan arah masa depan. Karena itu, mereka perlu mendapatkan informasi yang objektif dan lengkap tentang berbagai pilihan perguruan tinggi," ujar Junaidin.
Ia menjelaskan, sosialisasi PMB dilaksanakan secara bertahap berdasarkan zonasi. Zona I dimulai di MAN 2 Kota Palu, kemudian dilanjutkan ke MAN 1 Kota Palu sebagai Zona II, serta MAN Insan Cendekia Kota Palu sebagai Zona III pada hari berikutnya.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi keagamaan negeri di daerah memberikan alternatif bagi lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar wilayah. Ia menilai, UIN Datokarama Palu merupakan salah satu perguruan tinggi yang informasinya perlu diketahui secara langsung oleh siswa.
"Forum seperti ini membuka ruang dialog agar siswa memahami sistem penerimaan, program studi, dan layanan yang tersedia, sehingga pilihan yang diambil benar-benar berdasarkan pertimbangan rasional," katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman S. Thahir, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kementerian Agama menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi pendidikan tinggi kepada lulusan madrasah.
Ia menjelaskan bahwa UIN Datokarama Palu saat ini mengelola 34 program studi dan terus meningkatkan kualitas layanan akademik serta dukungan kepada mahasiswa.
"Kami berupaya menghadirkan akses pendidikan yang inklusif melalui berbagai skema bantuan," ujarnya.
Menurut Prof. Lukman, sebanyak 2.280 mahasiswa UIN Datokarama Palu menerima beasiswa yang bersumber dari pemerintah daerah. Selain itu, tersedia 300 kuota Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta dana solidaritas yang berasal dari pemotongan 2,5 persen gaji dosen dan pegawai untuk membantu mahasiswa kurang mampu.
Dalam laporannya, Kepala MAN 2 Kota Palu, Taufik Abd. Rahim, menyampaikan bahwa madrasah tersebut memiliki 1.516 siswa yang tersebar dalam 43 rombongan belajar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 501 siswa merupakan peserta kelas XII yang tengah mengikuti ujian akhir.
Dengan luas lahan sekitar lima hektare dan dukungan sarana prasarana pembelajaran, MAN 2 Kota Palu dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu rujukan pengembangan madrasah di Sulawesi Tengah.
Kegiatan sosialisasi PMB ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Datokarama Palu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Palu, pengurus Kelompok Kerja Madrasah (KKM), dan para Kepala Madrasah Aliyah.
