Peringatan Nuzulul Qur’an di Tatakalai, Kakankemenag Bangkep Ajak Masyarakat Memelihara Al-Qur’an
Ket: Peringatan Nuzulul Qur’an diisi dengan kegiatan khatam Al-Qur’an
Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) – Peringatan Nuzulul Qur’an diisi dengan kegiatan khatam Al-Qur’an yang digelar di Masjid Al-Irsyad, Desa Tatakalai, Kecamatan Tinangkung Utara, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, yang didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha.

Pada kesempatan tersebut, Kakankemenag Bangkep turut menyampaikan hikmah Nuzulul Qur’an di hadapan jamaah yang hadir. Dalam penyampaiannya, ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sisa bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya serta menjadikannya sebagai momentum untuk mengevaluasi diri.
Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kalam Allah atau perkataan Allah yang diturunkan kepada umat manusia lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Keistimewaannya, kata Sofyan Arsyad, adalah keasliannya yang tetap terjaga hingga saat ini.
“Yang luar biasa adalah dari sekian ribu tahun Al-Qur’an isinya tidak pernah berubah. Jumlah ayatnya sama, surahnya sama. Inilah hebatnya Al-Qur’an,” ungkapnya.
Menurutnya, Allah SWT sendiri telah berjanji menjaga keaslian Al-Qur’an sehingga kitab suci tersebut akan tetap menjadi petunjuk yang benar bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman.
Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan penolong bagi manusia sekaligus petunjuk dalam menjalani kehidupan. Karena itu, umat Islam diajak untuk memelihara Al-Qur’an tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga dengan menghafal dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kakankemenag juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an adalah mukjizat yang Allah SWT berikan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus kitab suci terakhir yang memiliki banyak keistimewaan.
“Al-Qur’an dijamin keasliannya oleh Allah sepanjang masa, mudah dihafal dan dipelajari oleh siapa saja, serta menjadi mukjizat abadi yang memberikan ketenangan hati, petunjuk hidup, dan syafaat bagi pembacanya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa sebaik-baik amal adalah yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit. Oleh karena itu, ia berharap semangat membaca Al-Qur’an tidak hanya meningkat pada bulan Ramadan saja, tetapi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir penyampaiannya, Kakankemenag Bangkep menekankan tiga poin penting kepada masyarakat. Pertama, umat Islam harus meyakini bahwa Al-Qur’an adalah benar-benar perkataan Allah SWT. Kedua, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menurunkan angka buta baca Al-Qur’an dengan mengajarkan anak-anak agar mampu membaca Al-Qur’an sejak dini. Ketiga, masyarakat diharapkan memperhatikan kesejahteraan para guru mengaji di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membina generasi Qur’ani.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an semakin meningkat dan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.



