Kemenag Kab Banggai Kepulauan

kegiatan pelatihan pembinaan imam masjid di wilayah Kecamatan Tinangkung.

iis sugianti

9 April 2026 13:18:0


KUA Tinangkung Gelar Pelatihan Pembinaan Imam, Perkuat Fungsi Masjid dan Zakat


Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tinangkung menggelar kegiatan pelatihan pembinaan imam masjid sebagai upaya penguatan fungsi masjid dan pengelolaan zakat di wilayah Kecamatan Tinangkung. Kegiatan ini dilaksanakan di Cafe F3 Kautu, Kamis (9/4/2026).

Pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para imam masjid, tidak hanya dalam aspek pelaksanaan ibadah, tetapi juga dalam peran mereka sebagai pembina umat. Selain itu, kegiatan ini juga menitikberatkan pada penguatan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Adapun tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan kompetensi imam dalam memimpin ibadah dan membina jamaah, menguatkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan zakat yang profesional dan amanah, serta mendorong sinergi antara imam masjid dan lembaga keagamaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, didampingi Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA Kecamatan Tinangkung. Turut hadir Ketua Baznas Kabupaten Banggai Kepulauan serta para imam masjid se-Kecamatan Tinangkung.

Dalam sambutannya, Kakankemenag memberikan apresiasi kepada KUA Kecamatan Tinangkung yang dinilai aktif dan inovatif dalam melaksanakan berbagai program pembinaan keagamaan.

“Dalam pantauan saya selama bertugas di sini, KUA Kecamatan Tinangkung selalu bergerak, artinya KUA-nya hidup,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, KUA Kecamatan Tinangkung tetap mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, H. Sofyan Arsyad menekankan bahwa tugas sebagai imam masjid bukanlah hal yang ringan, melainkan amanah besar dari masyarakat.

“Tidak semua orang siap mengemban tugas sebagai imam masjid. Ini adalah amanah besar, dengan waktu pengabdian yang tidak terbatas, bahkan bisa dikatakan 24 jam, karena imam selalu hadir di tengah umat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para imam masjid dapat terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, sehingga masjid semakin hidup dan mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan umat secara optimal.