Selamat Datang di Website Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah      |        Tahap II, 1 Triliun Bantuan Pesantren di masa Covid Segera Cair       |       Ujian Psikotes SKB CPNS Di Kemenag Parimo Berjalan Lancar      |          Hindari Virus Dan Bakteri, Kemenag Parimo Laksanakan Kerja Bakti         |         Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020 

Penusukan Ulama, Menag Ingat Nasihat Nabi pada Usamah

Siaran Pers
Kementerian Agama

Penusukan Ulama, Menag Ingat Nasihat Nabi pada Usamah

Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tidak habis pikir, dan sekaligus mengecam keras, dua kejadian beruntun serangan terhadap tokoh agama belakangan ini. Pertama penusukan yang melukai Syekh Ali Jaber di Lampung, dan kedua bahkan menewaskan seorang imam ketika shalat Subuh di sebuah masjid di Tanjung Rancing, Kayu Agung, Ogan Komering Hilir, Sumatera Selatan.

“Dalam Islam, ulama adalah pewaris para nabi. Merekalah yang mendapat amanah menyampaikan pesan-pesan ilahi dan kemanusiaan di muka bumi, membunuhnya adalah sebuah kejahatan ganda”, ujar Menag dengan penuh empati, di Jakarta, Selasa (15/09).

Menag berharap kita semua belajar dari kisah Usamah bin Zaid, seorang penglima perang termuda yang pernah membunuh lawannya dalam sebuah perang jihad fi sabilillah. Usai perang, Usamah bercerita kepada Rasulullah bahwa dalam perang ia berhadapan dengan seorang laki-laki bernama Mirdas bin Nahik. Saat Usamah berhasil memojokkan dan hendak menghabisinya, Mirdas mengucapkan syahadat. Tapi Usamah tetap saja menusuk dan membunuhnya.

Menag melanjutkan, mendengar cerita sahabatnya itu, Rasul menegur, "Bagaimana bisa engkau membunuh orang yang sudah mengucap kalimat syahadat?" Rasul menegur Usamah yang tetap membunuh laki-laki itu, padahal dia telah mengucapkan syahadat, karena seorang Muslim sesungguhnya tidak berhak menilai isi hati dan kebenaran keislaman seseorang.

Menag menceritakan kembali kisah Usamah bin Zaid itu untuk mengingatkan bahwa agama tidak mengajarkan untuk menyakiti, apalagi membunuh sesama. “Dalam pesan terakhirnya ketika haji wada’, Rasulullah tegas berpesan bahwa haram bagi setiap insan untuk menumpahkan darah saudaranya. Ini adalah pesan kemanusiaan tertinggi dalam Islam”, tegas Menag.

Dalam sejarah, Usamah pun sangat menyesali perbuatannya. Ia lalu berjanji tak akan pernah lagi membunuh orang ataupun musuh yang telah mengucapkan syahadat. Saat terjadi perselisihan antara Khalifah Ali dan Mu'awiyah,  Usamah memilih netral bersama sejumlah sahabat lainnya.

“Menumpahkan darah dan membunuh manusia tanpa alasan sangat bertentangan dengan esensi ajaran agama. Islam diyakini sebagai agama pembawa rahmat bagi alam semesta,” ujar Menag. Indonesia adalah negara hukum yang konstitusinya dirumuskan dengan melibatkan para pemuka agama. Jangankan seagama, mencederai atau membunuh warga negara beda agama pun adalah sebuah kejahatan hukum.

“Karenanya saya sangat mengecam kejadian penyerangan dan pembunuhan terhadap ulama ini. Semoga ini yang terakhir kalinya terjadi. Saya percaya penegak hukum bisa tuntas mengusut dan menindak pelakunya, sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Menag.

Humas
Kementerian Agama RI

Follow Us

BERITA POPULER

Kakanwil Tegaskan Penyuluh Agama Jaga Netralitas
  Palu(Kemenag Sulteng),- Penyuluh Agama memiliki peran yang sangat strategis di tengah masyarakat. Olehnya itu, peran itu jangan sampai disalahgunakan untuk masuki
Umumkan 88.278 Penerima Bantuan, Wamenag: Manfaatkan untuk Pencegahan Covid dan Tolak Pemotongan
  Siaran Pers Kementerian Agama *Umumkan 88.278 Penerima Bantuan, Wamenag: Manfaatkan untuk Pencegahan Covid dan Tolak Pemotongan!* Kementerian Agama hari ini
Kementerian Agama Merilis Peringatan Hari Santri 2020
  Palu(Kemenag Sulteng),Kementerian Agama merilis peringatan Hari Santri Tahun 2020, pada hari Kamis 1 Oktober 2020 di Jakarta, oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid
Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020
  Palu(Kemenag Sulteng),-Kementerian Agama menggelar Madrasah Robotic Competition 2020 atau Kompetisi Robotik 2020. Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag Provinsi

LAYANAN PUBLIK

BERITA FOTO