Selamat Datang di Website Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah      |        Tahap II, 1 Triliun Bantuan Pesantren di masa Covid Segera Cair       |       Ujian Psikotes SKB CPNS Di Kemenag Parimo Berjalan Lancar      |          Hindari Virus Dan Bakteri, Kemenag Parimo Laksanakan Kerja Bakti         |         Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020 

MENIKAH DI KUA AMPANA KOTA LANGSUNG DAPATKAN TIGA HAL INI

Ampana (Kemenag Touna) – Mulai bulan Januari tahun 2020, pasangan calon pengantin yang akan menikah di KUA Kecamatan Ampana Kota tidak hanya akan mendapatkan buku nikah tetapi juga sekaligus mendapatkan Kartu Keluarga dan KTP perubahan biodata Status Kawin usai ijab kabul. Pasangan calon pengantin tak perlu repot-repot lagi ke Kantor Dinas Dukcapil untuk mengurus dokumen kependudukannya setelah menikah.

Inovasi layanan yang digagas oleh Kepala KUA Kecamatan Ampana Kota bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tojo Una Una ini resmi dilaksanakan dengan di tandatanganinya Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una Una tentang Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Dalam Layanan Lingkup Tugas Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una Una yang dilaksanakan pada Kegiatan Isbat Nikah, Kamis (19/12).

Ket. Gambar : Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama 

Isbat Nikah kali ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan di tahun 2019, kerjasama KUA Ampana Kota, Pengadilan Agama Ampana dan Dinas Dukcapil Kabupaten Tojo Una Una.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una Una H. Nasruddin L. Midu, M.Ag berkeinginan ada perubahan mindset di kalangan tokoh agama bahwa nikah dibawah tangan sah menurut agama tapi tidak sah menurut pemerintah. “Dalam kaidah usul apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah itu  juga yang menjadi hukum agama, salah satunya dengan menggunakan pendekatan metode maslahah murshalah (mengambil manfaat atau menghindari keburukan). Bila pernikahan tidak dicatat oleh Kantor Urusan Agama maka akan berakibat banyak kerugian yang akan dilalui oleh pasangan yang tidak tercatat secara resmi oleh negara,” lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Tojo Una Una selain di ikuti oleh 42 pasang pengantin yang belum mempunyai buku nikah yang menikah antara tahun 1985 sampai dengan tahun 2019, juga dihadiri oleh Asisten Bupati, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kejaksaan, Kapolres, Kepala Dinas, Anggota Forkopinda serta beberapa tokoh agama di Kabupaten Tojo Una Una.

Ket. Gambar : Suasana sidang Isbat Nikah

Follow Us

BERITA POPULER

Kakanwil Lantik Enam Pejabat Administrator
  Palu (Kemenag Sulteng) – Kakanwil Kemenag Sulteng, Rusman Langke melantik enam pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi
Kakanwil Serahkan SK kepada 33 CPNS
    Palu (Kemenag Sulteng) – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusman Langke menyerahkan SK
Kakankemenag Banggai Firmasnyah: Pelantikan Dan Pergeseran ASN Adalah Kewajaran
  Luwuk (Kemenag Sulteng)— Dari aula lantai dua, Kepala Kantor Kementerian Agama(Kakankemenag) Kabupaten Banggai Firmansyah mengingatkan pergeseran dan pelantikan
Bantuan ASN Peduli Sulbar Kemenag Sulteng telah diserahkan
  Mamuju (Kemenag Sulteng) –  Tim bantuan ASN Peduli Sulbar Kanwil Kemenag Sulteng, tiba di Mamuju, Kamis, (21/1). Setelah menempuh perjalanan darat selama

LAYANAN PUBLIK

BERITA FOTO