Menag Yaqut: Terbitnya Perpres No 82 Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren

Siaran Pers
Kementerian Agama 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Terbitnya Perpres ini diharapkan kian meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia karena ada regulasi baru yang memperkuat bagi pemerintah  daerah untuk membantu dalam hal alokasi anggaran.

“Terbitnya Perpres ini adalah sebuah momentum besar bagi dunia pesantren. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang memiliki komitmen dan perhatian besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Menag Yaqut  mengungkapkan, Perpres No 82 Tahun 2021 ini ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 2 September 2021. Panyusunan Perpres ini dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dengan melibatkan para pihak dari lintas kementerian/lembaga negara dan stakeholders pesantren.

Menag menjelaskan, dengan terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 ini, pemerintah daerah juga bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu pesantren. Hal ini menjadi langkah positif sebab selama ini, ada keraguan sebagian pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk pesantren lantaran pos pendidikan keagamaan dianggap sebagai urusan pusat  atau Kemenag.  “Dengan terbitnya Perpres ini, Pemda tidak perlu ragu lagi mengalokasikan anggaran untuk membantu pesantren,” tegas Menag.

Disebutkan Menag, pada pasal 9 Perpres Nomor 82 Tahun 2021 jelas mengatur bahwa pemerintah daerah dapat membantu pendanaan penyelenggaraan pesantren melalui APBD sesuai kewenangannya. Pendanaan tersebut dialokasikan melalui mekanisme hibah, baik untuk membantu penyelenggaraan fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat. “Sekarang tidak ada alasan lagi bagi Pemda untuk tidak mengalokasikan anggaran secara khusus untuk membantu pesantren, baik pada fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas Menag.  

Menurut Menag, terbitnya Perpres ini sekaligus menjadi kado jelang peringatan Hari Santri 22 Oktober 2021.  Sebelumnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren juga ditetapkan jelang peringatan Hari Santri 2019.

*Dana Abadi Pesantren*
Terkait Dana Abadi Pesantren, Menag Yaqut  mengaku akan segera berkoordinasi dengan Menteri Keuangan selaku pengelola Dana Abadi Pendidikan. Sebab, dalam Perpres diatur bahwa Dana Abadi Pesantren bersumber dan merupakan bagian dari dana abadi pendidikan.

“Ini akan kami bahas bersama mekanismenya dengan Kemenkeu, baik yang terkait dengan alokasi maupaun prioritas program,” tegas Menag. 

“Dana Abadi Pesantren khusus untuk penyelenggaraan fungsi pendidikan Pesantren,” sambungnya.

Humas

Follow Us

BERITA POPULER

Tim Pencak Silat MAN 2 Kota Palu Kembali Wakili Sulteng Dalam Ajang KOSN XIII Tingkat Nasional
  (MAN 2 Kota Palu) – Gelaran seleksi Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Tingkat Provinsi telah usai. Untuk kedua kalinya, MAN 2 Kota Palu berhasil menempatkan
Kepala Man: Selamat berjuang Siswa MAN ToliToli Di KSN Tingkat Provinsi
  (Man Tolitoli),- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tolitoli kembali jaring siswa terbaik untuk mengukir prestasinya dalam ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat
Kakankemenag Tolitoli Serahkan Hasil Penulisan Mushaf Alquran Kepada Plt. Kakanwil
  Tolitoli (Kemenag Sulteng) – Kasi Penddidkan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Tolitoli  Mohammadong mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama
Menag Yaqut: Terbitnya Perpres No 82 Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren
  Siaran Pers Kementerian Agama  Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

LAYANAN PUBLIK

BERITA FOTO