Selamat Datang di Website Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah      |        Tahap II, 1 Triliun Bantuan Pesantren di masa Covid Segera Cair       |       Ujian Psikotes SKB CPNS Di Kemenag Parimo Berjalan Lancar      |          Hindari Virus Dan Bakteri, Kemenag Parimo Laksanakan Kerja Bakti         |         Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020 

Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Jabal Nur, Ini Pesan Kakan Kemenag

Keterangan Gambar : Foto Kakan Kemenag Poso, H. Makmur Muh. Arief pada saat peletakkan batu pertama Pembangunan Masjid Jami


Poso (Kanwil Sulteng) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso,  Makmur Muh. Arief melakukan prosesi peletakan batu pertama sekaligus menyerahkan Sertifikat Arah Kiblat pembangunan Masjid Jami' Jabal Nur Kelurahan Lawanga, kecamatan Poso Kota Utara, Sabtu, (12/09/2020).

Selain Kakan Kemenag, peletakan batu pertama ini juga dilakukan oleh Amjad Lawasa, selaku mantan Komda Al-Khairaat Poso, Baharudin Sapii dan Rofiqoh Macmud, yang merupakan Anggota DPRD Poso, Lurah Lawanga, Ardi Usman, Rahmawati Ino dan Harun Kaluku.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh unsur Tripika Kec. Poso Kota Utara, Kepala PLN Poso, Karyawan dan Karyawati PT. Bukaka Poso Energy, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan masyarakat setempat.

Kepala Proyek PT, Bukaka Poso Energy, H. Tajuddin Nur menjelaskan anggaran pembangunan masjid ini murni dari donasi karyawan dan karyawati muslim yang menyisihkan sebagian gaji mereka.

“Semoga dengan bantuan ini kami tidak menjadi orang – orang yang riya’ dan masjid ini sudah bisa beroperasi dan memenuhi kebutuhan warga Kelurahan Lawanga dalam waktu enam bulan kedepan sesuai dengan target kami”, harapnya.

"Semoga proses pembangunannya berjalan lancar dan Masjid Jami' Jabal Nur menjadi kebanggaan warga Kelurahan Lawanga," ujar H. Taju begitu sapaan akrabnya sebelum menutup sambutannya.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Poso menuturkan bahwa Kementerian Agama Poso menyambut baik serta turut mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, membangun dan memakmurkan masjid merupakan perintah agama.

"Dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama masjid ini kita semua telah melaksanakan salah satu perintah agama dan Rosulullah telah memberikan motivasi dalam sabdanya 'Barang siapa yang membangun rumah ibadah karena Allah, maka Allah akan membangun untuknya rumah di surga'," Tuturnya.

Ia mengungkapkan, peranan dan fungsi masjid di tengah umat tidak pernah berubah dalam berbagai situasi, dan kondisi umat dari dulu sampai sekarang. Tetapi, faktor keterbatasan dan kelemahan umat Islam-lah yang menyebabkan tidak semua masjid yang dibangun berfungsi lebih dari sekedar tempat ibadah. Umat Islam senantiasa dituntut agar menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pusat dakwah, dan pusat pembinaan umat sebagaimana pola yang telah digariskan oleh Rasulullah dan para sahabat.

"Masjid diharapkan dapat dikembangkan fungsinya secara optimal. Sehingga, keberadaan masjid ini dapat dirasakan oleh warga masyarakat, masjid memiliki multi-fungsi dalam kerangka pembinaan aqidah, ibadah serta muamalah bagi umat Islam," ungkap dia.

Jika kita menengok kembali sejarah masjid semenjak zaman Rasulullah SAW, nyata bahwa masjid bukan sekedar tempat menghimpun umat Islam untuk mendirikan shalat berjamaah lima waktu dan shalat Jum'at saja. "Meskipun masjid menurut arti bahasa adalah tempat sujud atau tempat beribadah. Namun dalam perkembangan peradaban Islam, masjid bukan hanya tempat ibadah dalam pengertian yang terbatas. Tetapi peranannya dalam kehidupan umat jauh lebih besar dari itu," terang H. Makmur.

Ia berpesan, dengan adanya pelatakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Jabal Nur, mudah-mudahan akan memberikan semangat kepada masyarakat Kelurahan Lawanga, Kecamatan Poso Kota Utara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. "Juga sebagai peletakkan dasar pendidikan, bagi tumbuhnya prakarsa peran serta dan swadaya masyarakat, untuk membangun dirinya menjadi umat yang taat dan taqwa kepada Allah SWT," tutur dia.(Zhaq)

 

Follow Us

BERITA POPULER

12 Peserta Ikuti Tes Wawancara Seleksi Fasda PKB Guru Madrasah
  Tolitoli (Kemenag Sulteng) –, Sebanyak 12 orang calon Fasilitator Daerah (Fasda) mengikuti tes wawancara seleksi fasilitator daerah program Pengembangan
Kemenag Bangkep Laksanakan Rapat Sosialisasi SE Menteri Agama RI 03 Tahun 2021 Secara Virtual
  Bangkep (Kemenag Sulteng) - Dalam rangka mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor SE 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul
Pelantikan Jabatan Fungsional Di Lingkungan Kemenag
  Poso (Kemenag Sulteng) – Sembilan ASN Kementerian Agama Kabupaten Poso mengikuti upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Analis Pengelolaan
Guru MAN BIAU Ikuti Simulasi Pelaksanaan CBT FASDA
  Buol (MAN Biau) – Sebanyak empat guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Biau yang dinyatakan lolos seleksi berkas tahap pertama, hari ini mengikuti Ujian Simulasi

LAYANAN PUBLIK

BERITA FOTO