Selamat Datang di Website Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah      |        Tahap II, 1 Triliun Bantuan Pesantren di masa Covid Segera Cair       |       Ujian Psikotes SKB CPNS Di Kemenag Parimo Berjalan Lancar      |          Hindari Virus Dan Bakteri, Kemenag Parimo Laksanakan Kerja Bakti         |         Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020 

Kasus Positif Meningkat, Menag Imbau Umat Patuhi Protokol Kesehatan

Siaran Pers
Kementerian Agama

*Kasus Positif Meningkat, Menag Imbau Umat Patuhi Protokol Kesehatan*

Kasus positif Covid-19 di beberapa wilayah mengalami peningkatan. Sejumlah pimpinan daerah memperketat aturan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menag Fachrul Razi mengimbau umat untuk mematuhi aturan Pemda dan Gugus Tugas. Untuk wilayah dengan kasus tinggi atau zona merah, Menag imbau umat agar membatasi beraktivitas di luar, dan melaksanakan ibadah di rumah.

"Kami imbau, umat yang tinggal di kawasan dengan kasus positif Covid-19 yang tinggi, agar sementara membatasi aktivitas di luar, serta beribadah di rumah dulu," pesan Menag di Jakarta, Jumat (11/09).

Menag juga mengajak umat menjadi teladan disiplin mematuhi penerapan protokol kesehatan. "Tugas seorang hamba Tuhan adalah mewujudkan kemaslahatan bagi sesama. Karenanya, kepatuhan dan disiplin terhadap protokol kesehatan harus diyakini sebagai bagian dari wujud pelaksanaan ajaran agama. Teladan itu akan memberi kontribusi besar dalam menghadapi pandemi Covid-19 di negeri kita," ujarnya.

Menag mencontohkan kepatuhan penduduk Syam terhadap pesan Gubernur Amru bin Ash saat dilanda wabah Tha'un dalam sejarah Islam. Menurut Amru bin Ash, wabah  bagaikan api yang menjilat dan bisa membakar siapa saja. Karenanya, harus dijauhi hingga api itu padam. Arahan ini dipatuhi penduduk Syam hingga wabah Tha'un hilang.

"Mari, sama-sama kita patuhi arahan Pemda dan Gugus Tugas. Semoga pandemi ini segera berakhir," tuturnya.

Imbauan serupa juga banyak disampaikan tokoh agama. Menag menilai, mematuhi anjuran tokoh agama dan pemerintah untuk tetap di rumah serta menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi adalah bentuk kesalehan sosial sebagai umat beragama sekaligus tanggung jawab sebagai warga negara.

"Sebagai umat beragama, kita perlu mengutamakan menjaga keselamatan jiwa atau hifdzu an-nafs. Menjaga keselamatan jiwa merupakan salah satu substansi dan kewajiban utama dalam beragama," tandasnya.


Humas

Follow Us

BERITA POPULER

Kakanwil Tegaskan Penyuluh Agama Jaga Netralitas
  Palu(Kemenag Sulteng),- Penyuluh Agama memiliki peran yang sangat strategis di tengah masyarakat. Olehnya itu, peran itu jangan sampai disalahgunakan untuk masuki
Umumkan 88.278 Penerima Bantuan, Wamenag: Manfaatkan untuk Pencegahan Covid dan Tolak Pemotongan
  Siaran Pers Kementerian Agama *Umumkan 88.278 Penerima Bantuan, Wamenag: Manfaatkan untuk Pencegahan Covid dan Tolak Pemotongan!* Kementerian Agama hari ini
Kementerian Agama Merilis Peringatan Hari Santri 2020
  Palu(Kemenag Sulteng),Kementerian Agama merilis peringatan Hari Santri Tahun 2020, pada hari Kamis 1 Oktober 2020 di Jakarta, oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid
Kakanwil Mengajak Madrasah Di Sulteng Ikuti Madrasah Robotic Competition 2020
  Palu(Kemenag Sulteng),-Kementerian Agama menggelar Madrasah Robotic Competition 2020 atau Kompetisi Robotik 2020. Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag Provinsi

LAYANAN PUBLIK

BERITA FOTO