Kakan Kemenag Buol Ikut Musrennas Kemenag 2019

Keterangan Gambar : Foto bersama Menteri Agama, Kakan Kemenag Buol berdiri Di tengah barisn ke 3


Buol( Humas Kemenag ),- Kakan Kemenag Buol Drs. H.Nadjamuddin Baropo, M.Pd, mengikuti Musyawarah Perencanaan Nasional (Musrennas) Kemenag tahun 2019, kegiatan tersebut bertemakan “Moderasi Beragama untuk Integrasi dan Sinkronisasi Pembangunan Bidang Agama” yang dilaksanakan di Hotel Aston Bogor dan dihadiri 300 peserta, Selasa-Kamis (26-28/03/2019).

Nadjamuddin  melalui pesan singkat ( WA ) mengatakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang hadir pada kegiatan tersebut mengingatkan seluruh jajarannya untuk membuktikan bahwa Kementerian Agama selama ini sudah berjalan pada jalur yang benar. Caranya, dengan kerja dan kinerja.

Lebih lanjut H. Nadjamuddin menambahkan, Menag juga berpesan untuk setiap peristiwa negatif yang pernah terjadi, harus dijadikan sebagai peringatan keras bahwa Kemenag harus lebih serius dan sungguh-sungguh membangun integritas dan membawa nama baik Kemenag.

KakanKemenag  berharap kegiatan Musrennas Kemenag tahun 2019 dapat berjalan lancar dan kegiatan ini dapat memberikan banyak ilmu serta pesan yang disampaikan Menag dapat diteruskan dalam memperbaiki nama Kemenag di tengah isu pemberitaan yang sedang berkembang saat ini.

Setibanya dibuol Kakankemenag Kab. Buol Drs H. Nadjamuddin Baropo  yang mengikuti Musrennas sebagai perwakilan Kakankemenag se Sulteng. Menyampaikan kepada segenap ASN dilingkungan kemenag buol, dia mengharapkan Semua program harus diarahkan untuk mencapai 3 Matra hasil Rakernas Kemenag RI. Yaitu (1). Moderasi beragama, (2). Menjaga kebersamaan umat beragama, (3). dan integrasi data yang update. Menteri berpesan berkaitan dengan kejadian beberapa waktu lalu yg melibatkan pejabat di Kemenag Jawa Timur, maka akan dilakukan Assessment ulang terhadap semua pejabat di Kemenag dan juga akan dibentuk / dibangun "Majelis Etik" untuk menganalisis permasalan etika ASN di Kemenag. Perencanaan diharapkan mampu menghasilkan program yg berkualitas dengan akurasi data

Pertama:   slogan Kami bangga menjadi ASN kemenag di ubah menjadi "kami bersyukur menjadi ASN Kemenag".

Kedua, Rakornas ke 2 ini harus bisa menjawab realitas apa yg menimpa kemenag dgn program2 yg lebih melayani dan menyentuh kepentingan Umat yg berorientasi pada moderasi beragama, Kebersamaan dan integrasi Data.

Ketiga, kementerian agama sangat kaya data, olehnya data2 itu harus dikelola dgn baik dlm penyusunan program Kemenag pada thn 2020 ini disampaikan nadjamuddin ketika memberikan pembinaan kepada apratus sipil Negara di lingkungan kemenag buol usai perjalanannya mengikuti musrenas yang dilaksanakan Kemenag RI di Hotel Aston Bogor Jawa Barat. ( Iqbal )