Kemenag Sulteng Mediasi Calon Jamaah Umrah Abu Tours

Beranda/Berita/Kemenag Sulteng Mediasi Calon Jamaah Umrah Abu Tours

Kemenag Sulteng Mediasi Calon Jamaah Umrah Abu Tours

Palu (Kemenag Sulteng) – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) lakukan mediasi antara calon jamaah umroh Abu Tours Cabang Palu dengan Perwakilan Travel umrah Abu Tours Palu, Senin, 12/2 di Aula Kanwil Kemenag Sulteng.

Pagi tadi, Lebih dari 20 orang calon Jamaah Umroh termasuk agen umroh tersebut datang ke Kanwil Kemenag Sulteng tanpa pemberitahuan sebelumnya. Mereka memohon agar Kemenag Sulteng dapat membantu penyelesaian perihal nasib mereka yang tak juga diberangkatkan Umrah.

Kepala Seksi Sistem Informasi Haji, Arifin, yang menerima calon jamaah umrah tersebut mendengarkan berbagai keluhan/tanggapan dari calon jamaah Umrah. Adapun pihak Abu Tours Palu hingga saat ini juga masih menunggu jawaban Abu Tours Makassar.

Beberapa calon Jamaah Umrah ini menyesalkan sikap PT Abu Tours yang belum juga memberikan kepastian keberangkatan, dan juga belum memberikan jawaban apakah dana yang telah disetorkan dapat ditarik kembali atau tidak. Padahal, Calon Jamaah ada yang dijanjikan akan berangkat pada Januari, namuan hingga saat ini belum mengetahui jadwal pasti keberangkatannya.

Dari pertemuan tersebut, Calon Jamaah Umrah berharap agar Kemenag Sulteng dapat mendorong agar Abu Tours Palu dapat segera bertanggung jawab atas masalah tersebut.

Usai pertemuan tersebut, saat ditanya wartawan mengenai Izin Operasional PPIU Abu Tours, Arifin menjelaskan bahwa Abu Tours memang memiliki izin operasional.

“Pihak Abu Tours memang sudah memiliki Izin Operasional yang dikeluarkan oleh Dirjen PHU Kementerian Agama RI, namun rekomendasi untuk membuka kantor cabang/perwakilan dari Kanwil Kemenag Sulteng belum kami keluarkan karena masih dalam proses untuk verifikasi dokumen dan Berita Acara peninjauan lapangan belum ada. Sementara ini kami menunggu usulan kembali dari pihak Abu Tours karena ada pergantian pimpinan/manajemen untuk wilayah Sulawesi Tengah”, kata Kepala Seksi Informasi Haji dan Siskohat.

Menurut Arifin, mengacu PMA Nomor 18 Tahun 2015, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) Bab II Pasal 4, harus memiliki rekomendasi asli dari Kepala Kanwil Kemenag Sulteng. Namun hingga saat ini, Travel umrah tersebut baru sampai tahap verifikasi administrasi, namun belum diverifikasi keuangan dan lapangan.

Arifin juga mengimbau kepada calon jamaah umroh/haji; agar sebelum mendaftar diri sebagai jamaah umrah melakukan koordinasi dengan Pihak Kanwil atau Kemenag setempat tentang Travel Perjalanan Umrah yang bersangkutan. “Demikian halnya dengan pendaftaran haji, agar langsung ke Kantor Kemenag setempat” ujarnya.

Dia juga berpesan agar masyarakat Jangan mudah percaya kepada oknum tertentu soal bujukan/rayuan untuk percepatan pemberangkatan haji, karena pemberangkatan haji telah diatur secara Sistimatis (Online).
(Arf/Lis)

Dari |Februari 12th, 2018|Berita|0 Komentar