Kemenag Sulteng serahkan Plakat Perdana Identitas Masjid

Beranda/Berita/Kemenag Sulteng serahkan Plakat Perdana Identitas Masjid

Kemenag Sulteng serahkan Plakat Perdana Identitas Masjid

Sigi (Kemenag Sulteng) – Masjid Al-Istiqamah Desa Kotarindau dan Masjid Al Amin Desa Kotapulu Kec. Dolo, mendapat kehormatan menerima plakat perdana nomor identitas masjid nasional. Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sigi, Drs Muh Irwan, MSi dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Abdulah Latopada bertepatan dengan kegiatan jalan santai kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-72  di lapangan sepak bola Kotapulu, Ahad (7/1).

Plakat yang terbuat dari bahan acrylic berukuran 48 x 36 cm itu berisi beberapa informasi antara lain; nomor ID masjid, tipologi masjid, luas dan status tanah, luas bangunan, tahun berdiri dan renovasi serta daya tampung jamaah. Progam ini merupakan tindak lanjut dari pendataan masjid dan musala sesuai tipologi masjid berbasis SIMAS (sistem informasi masjid) yang sedang intensif dilakukan di Sulteng.

“Melalui profil mini ini, kami berharap setiap jamaah khususnya pengunjung mengenal kondisi masjid yang disinggahi,” kata Sofyan Arsyad, Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.

Data pada Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Sulteng menyebutkan, hingga kini baru lebih 60 persen masjid di Sulteng yang telah terdata pada SIMAS dan memiliki nomor ID masjjd. Dari total 3.586 masjid, yang terinput sebanyak 2.096 masjid.

Olehnya, untuk menggenjot capaian pengumpulan dan penginputan data masjid, pihak Kanwil Kemenag Sulteng menginstruksikan Kemenag Kab/Kota dan KUA kecamatan untuk memvalidasi kembali masjid yang terdata namun belum terinput dan masjid yang belum terdata dan belum memiliki nomor ID masjid.

Menurut sofyan, Ditjen Bimas Islam Kemenag RI telah menerbitkan pedoman pembinaan manajemen masjid yang antara lain mengatur masjid sesuai tipologi. Terdapat delapan jenis tipologi masjid yakni; masjid negara, masjid nasional, masjid raya (provinsi), masjid agung (kab/kota), masjid besar (kecamatan), masjid Jami’ (kel/desa), masjid bersejarah dan masjid di tempat publik. “Dengan model pendataan ini, nantinya akan jelas jumlah masjid sesuai tipologi masing-masing,” ujar sofyan. *

Dari |Januari 8th, 2018|Berita|0 Komentar